Label

Tampilkan postingan dengan label sejarah nusantara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sejarah nusantara. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Maret 2018

Majapahit Tak Pernah Menguasai Nusantara?



Liputan6.com, Jakarta - Hasan Djafar tampak bersahaja mengenakan batik lengan panjang berwarna cokelat dan topi hitam. Ia duduk di atas sebuah bangku kayu dan tersenyum ketika Liputan6.commengulurkan tangan sambil menyapanya.

Laki-laki yang pernah bekerja di Museum Nasional itu adalah seorang arkeolog, ahli epigrafi dan sejarah kuno. Di tangannya ia memegang buku Meilink-Roelofsz berjudul Persaingan Eropa dan Asia di Nusantara: Sejarah Perniagaan 1500-1630.

"Saya memakai buku ini dulu ketika menyusun skripsi tahun 1970-an," kata Hasan membuka percakapan, Sabtu, (16/4/2016), di Komunitas Bambu, Depok.
Buku yang digunakan oleh Hasan ketika itu tentu yang berbahasa asli keluaran tahun 1960-an, sementara yang sedang dibolak-baliknya adalah versi terjemahan bahasa Indonesia yang baru saja terbit.

Hasan menamatkan pendidikan di Universitas Indonesia (UI) dengan skripsi perihal Majapahit. Kini hasil penelitiannya sudah diterbitkan Komunitas Bambu dengan judul Masa Akhir Majapahit: Girindrawarddhana dan Masalahnya.

Dalam buku itu ia menguak alasan runtuhnya kerajaan yang disebut-sebut terbesar serta memiliki pengaruh paling luas pada zamannya. Juga fakta yang menyebutkan Hayam Wuruk bukanlah raja terakhir Majapahit.

Meski dikenal sebagai kerajaan Hindu-Buddha yang terbesar, kenyataannya Majapahit tak pernah menguasai Nusantara. Hasan mengungkapkan dalam etimologi "menguasai" ada kesan seolah-olah ada daerah atau wilayah taklukan dan ada upeti yang disetorkan dari penguasa daerah kepada Raja Majapahit.

ARIA JIPANG, LELUHUR KELUARGA BESAR PITUAN PITULUNG/PITUNG DAN LELUHUR BEBERAPA MUJAHIDIN DAN PEJUANG JAYAKARTA /JAKARTA

Jayakarta atau kini bernama Jakarta dalam sejarahnya ternyata bila diteliti lebih dalam banyak terdapat tokoh tokoh besar Islam. Sayangnya ...